Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar

Matematika SMA MA SMK MAK 57

1. Pengertian Kesebangunan

Dua bangun datar dikatakan sebentuk (similar) jika memiliki bentuk yang sama, tetapi ukuran (panjang sisi) bisa berbeda.

  • Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar.
  • Perbandingan panjang sisi yang bersesuaian sama (konstan).

Jika segitiga \(ABC\) sebangun dengan segitiga \(DEF\), ditulis \(\triangle ABC \sim \triangle DEF\).

A B C D E F

Perbandingan sisi yang bersesuaian:

\[ \frac{AB}{DE} = \frac{BC}{EF} = \frac{AC}{DF} \]

2. Pengertian Kekongruenan

Dua bangun datar dikatakan kongruen (congruent) jika memiliki bentuk dan ukuran yang sama.

  • Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar.
  • Panjang sisi yang bersesuaian sama panjang.

Jika segitiga \(ABC\) kongruen dengan segitiga \(DEF\), ditulis \(\triangle ABC \cong \triangle DEF\).

3. Syarat Segitiga Kongruen

  • Sisi – Sisi – Sisi (SSS): Jika tiga sisi pada segitiga sama panjang dengan tiga sisi segitiga lain.
  • Sisi – Sudut – Sisi (SAS): Jika dua sisi dan sudut apit sama besar.
  • Sudut – Sisi – Sudut (ASA): Jika dua sudut dan sisi apit sama besar.
  • Sisi – Sudut – Sudut (SAA): Jika satu sisi dan dua sudut yang bersesuaian sama besar.

4. Rumus Penting dalam Kesebangunan

  • Perbandingan luas dua segitiga sebangun: \[ \frac{L_1}{L_2} = \left( \frac{s_1}{s_2} \right)^2 \]
  • Perbandingan volume (jika dalam bangun ruang yang sebangun): \[ \frac{V_1}{V_2} = \left( \frac{s_1}{s_2} \right)^3 \]

5. Contoh Perhitungan

Contoh 1: Segitiga \(ABC \sim DEF\). Jika \(AB=6\), \(AC=8\), \(DE=9\), tentukan \(DF\).

\[ \frac{AB}{DE} = \frac{AC}{DF} \Rightarrow \frac{6}{9} = \frac{8}{DF} \]

\[ DF = \frac{9 \times 8}{6} = 12 \]

Contoh 2: Segitiga kongruen memiliki sisi yang sama. Jika segitiga pertama sisinya 7 cm, 8 cm, dan 9 cm, maka segitiga kongruennya juga memiliki sisi 7 cm, 8 cm, dan 9 cm.

6. Ciri-Ciri Penting

  • Bangun sebangun: bentuk sama, ukuran bisa berbeda.
  • Bangun kongruen: bentuk sama, ukuran sama.
  • Rumus luas dan volume pada bangun sebangun menggunakan perbandingan kuadrat atau pangkat tiga sisi.

7. Latihan Soal TKA

Soal 1: Segitiga \(PQR \sim STU\). Jika \(PQ=5\), \(PR=7.5\), \(ST=10\), tentukan \(SU\).

Soal 2: Segitiga dengan sisi 6 cm, 8 cm, dan 10 cm apakah kongruen dengan segitiga yang sisinya 3 cm, 4 cm, dan 5 cm?

Soal 3: Hitung perbandingan luas antara dua segitiga sebangun dengan perbandingan sisi 2:5.

Soal 4: Tentukan panjang sisi segitiga yang sebangun jika diketahui salah satu sisi 9 cm dan perbandingan sisi 3:4.


Dengan memahami konsep kesebangunan dan kekongruenan, siswa kelas XII dapat mengembangkan kemampuan bernalar matematis, terutama dalam soal TKA yang menuntut pemahaman perbandingan, geometri, serta keterampilan analisis bentuk.


Bagikan Materi Ini:

WhatsApp